Rabu, 09 November 2011

Tips & Trik Berkendara yang baik dan benar


Periksa kendaraan anda sebelum melakukan perjalanan.
Bagian luar kendaraan.
1.      Ban (termasuk ban cadangan). Periksa tekanan ban dengan menggunakan
pengukur ( gauge ) dan periksa dengan teliti bagian yang terpotong, rusak, atau keausan yang berlebihan

  1. Mur roda. Pastikanlah bahwa mur roda tidak ada yang kurang atau kendor
  2. Kebocoran fluida. Setelah kendaraan diparkir selama beberapa waktu, periksa bagian kolong dari adanya kebocoran bahan bakar, oli, air atau fluida. ( air yang menetes dari AC setelah penggunaan adalah normal )
  3. Lampu-Lampu. Pastikanlah bahwa lampu besar, lampu rem, lampu belakang, lampu sen, dan lampu lampu lainya menyala. Periksa arah lampu sinar besar.

Bagian dalam kendaraan.
  1. Pastikan tersedia dongkrak dan kunci mur roda didalam mobil.
  2. Pastikan sabuk pengaman dapat mengunci dengan sempurna. Pastikan bahwa belt tidak aus dan terurai
  3. Instrumen dan alat control. Yang utama, pastikanlah bahwa indicator pengingat sevice dan lampu bekerja dengan baik
  4. Rem. Pastikanlah bahwa pedal memiliki gerak bebas yang cukup.

Bagian dalam mesin.
  1. Fuse cadangan. Pastikanlah tersedianya fuse cadangan. Fuse cadangan harus meliputi keseluruhan tingkat ampere yang tercantum pada tutup kotak fuse.
  2. Permukaan air pendingin mesin. Pastikanlah bahwa permukaan air pendingin mesin adalah benar. Klik disini
  3. Baterai dan kabel. Pastikanlah seluruh sel baterai terisi air destilasi pada ketinggian yang benar. Periksalah terminal yang berkarat dan longgar, serta keretakan cabinet. Periksa kondisi kabel dan persambunganya.
  4. Wiring. Periksa adanya kerusakan longgar atau putus hubungan
  5. Saluran bahan bakar. Periksa saluran dari kemungkinan bocor atau persambunganya longgar.

Setelah mesin hidup
  1. Sistem gas buang. Dengarkan adanya suara kebocoran. Perbaikilah segera bila ada kebocoran. Klik disini
  2. Permukaan oli mesin. Matikan mesin dan periksa oli mesin pada dipstick dengan kendaraan diparkir di permukaan yang rata. Klik disini
  3. Pada saat berkendara.
Pastikanlah Instrumen speedometer dan alat ukur lainya bekerja dengan baik.
Rem. Ditempat yang aman, pastikan bahwa rem tidak menarik.

Adakah sesuatu yang tidak normal?
Periksa adanya bagian yang longgar dan bocor. Dengarkan adnya kelainan suara.
Apabila segalanya dirasakan O.K., tenangkanlah pikiran anda dan selamat berkendara.
Jika butuh sopir tembak hub. 083871999197.. berpengalaman !

Tips untuk pengendaraan dalam berbagi kondisi

  1. Kurangi kecepatan apabila ada tiupan angin samping. Hal ini akan memberikan control yang lebih baik bagi anda
  2. Kendarai pelahan lahan bila naik keatas pinggir jalan, dan bila mungkin pada sudut yang benar. Hindari melindas benda yang tinggi, bertepi tajam, atau yang membahayakan lainnya. Kelalaian akan hal ini dapat berakibat pada kerusakan ban. Kendarai pelahan lahan bila melewati jalan yang rusak atau berlubang lubang. Kelalaian akan hal ini akan mengakibatkan kerusakan pada ban atau bearing pada roda.
  3. Apabila parkir ditanjakan, putar roda depan hingga menyentuh trotoar sedemikian rupa, sehingga kendaraan tidak bisa meluncur. Gunakan rem parkir dan tempatkan tuas transmisi pada gigi 1 atau mundur, bila perlu ganjalah roda.
  4. Pencucian kendaraan atau pengendaraan di jalan banjir, mungkin mengakibatkan rem menjadi basah, periksa bahwa dibelakang anda tidak ada kendaraan lain yang dekat, kemudian tekan opedal rem sedikit saja. Bila terasa daya pengereman tidak normal pertanda rem telah basah. Untuk mengeringkanya, kendarailah dengan hati hati sambil sedikit menekan pedal rem dan rem parkir di tarik seperlunya saja. Bila masih tidak normal, hentikanlah kendaraan dipinggir jalan,dan carilah bengkel terdekat.



PERINGATAN..!
  1. Sebelum berangkat, pastikanlah bahwa rem parkir telah benar benar dibebaskan dan lampu pengingat rem telah padam
  2. Jangan meninggalkan kendaraan tanpa ada yang menunggu, sementara mesin dihidupkan.
  3. Jangan menumpangkan kaki diatas pedal rem, selama berkendara, hal ini dapat menyebabkan rem menjadi panas,yang berbahaya terjadinya keausan yang tidak perlu serta bensin menjadi boross.
  4. Untuk berkendara dijalan turunan atau tanjakan yang panjang, kurangi kecepatan anda dan kurangi ke gigi yang lebih rendah. Harap diingat, bahwa apabila anda menggunakan rem secara berlebihan, dapat menyebakan rem menjadi terlampau panas dan tidak dapat bkerja dengan baik.
  5. Hati hati melakukan akselerasi, perpindahan naik (upshift), perpindahan turun (downshift) atau pengereman dijalan yang licin. Akselerasi yang tiba tiba atau pengereman mesin dapat berakibat kendaraan terpuntir atau selip.
  6. Jangan melanjutkan perjalanan sewaktu rem masih basah, bila rem basah, maka diperlukan jarak pengereman yang lebih panjang, dan mungkin akan menarik kesalah satu arah, pada saat direm. Demikian pula rem parkir, tidak dapat menahan kendaraan dengan aman.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar